Minggu, 14 April 2019

RESENSI NOVEL AKU TERLAHIR 500 GR DAN BUTA

RESENSI NOVEL

Identitas Buku
Judul                                : Aku Terlahir 500 gr dan Buta
Penulis                             : Miyuki Inoue
Penerbit                           : PT. Gramedia
Kota Terbit                       : Jakarta
Tahun Terbit                    : 2006
Cetakan                           : 1
Tebal Buku                      : 183 halaman
ISBN                                 : 979-20-9080-0

Isi Buku
Aku terlahir 500 gr dan buta, itulah judul novel yang ditulis oleh Miyuki. Novel ini sangatlah luar biasa, karena Miyuki sendirilah yang membuat novel mulai dari kelahirannya yang begitu mengharukan sampai dia menjadi seorang anak yang membanggakan dengan memenangkan lomba mengarang tingkat propinsi sampai tingkat nasional Kanpo.
Biasanya seorang bayi harus berada didalam kandungan ibunya selama 40 minggu, tetapi Miyuki tidak, ia terlahir dengan usia baru memasuki minggu ke-20.Jika tidak segera dilahirkan, maka kemungkinan besar Miyuki tidak bisa ditolong.”Kalaupun bisa bertahan , dia akan cacat”, kata dokter, langsung menyarankan supaya Miyuki tidak usah dilahirkan saja.Dengan kata lain “digugurkan”.Tapi ibu Miyuki tidak ingin menggugurkan bayi yang ada didalam kandungannya.Ia terus memohon kepada dokter dengan air mata berlinang agar dokter mau berusaha menyelamatkan bayi yang ada didalam kandungan ibunya yaitu Miyuki.
Rupanya tuhan berbelas kasihan.Tanggal 21 Agustus malam, lahirlah Miyuki dengan keadaan koma. Miyuki sama sekali tidak menangis.Berat Miyuki hanya 500 gram, Seperenam dari berat bayi pada umumnya. Begitu kecilnya dia sehingga bisa digenggam. Kepala Miyuki hanya sebesar telur jari-jarinya sekerus tusuk gigi, tubuh Miyuki hanya sepanjang pena,dan pinggulnya sebesar ibu jari orang dewasa. Bayi seperti Miyuki disebut prematur. Oleh karena itu, Miyuki harus berada dalam tabung inkubator selama 4 bulan setelah lahir ke dunia. Selama empat bulan itu tak sekali pun Miyuki kecil merasakan pelukan sang ibu. Miyuki lahir dengan berat setengah kilogram, seperenam dari berat bayi umumnya.
Masa-masa sulit Miyuki dalam inkubator menguras air mata ibunya. Ibu Miyuki dengan tegar memberi semangat pada Miyuki kecil. Sejak kelahirannya, dokter yang merawat Miyuki menvonis usia Miyuki tidak lebih dari 2 minggu. Tapi dokter bukan Tuhan.Ibu Miyuki selalu menemaninya dan menjenguk Miyuki dalam perawatannya dirumah sakit. Ibu Miyuki sangat menginginkan Miyuki bisa hidup dan bahagia.Waktu ia masih kecil ia tidak bisa melihat betapa indahnya dunia karena waktu itu ia mengalami kebutaan.
               Bayi yang dulu sebesar bolpoin sekarang sudah berumur 15 tahun. Namun tubuh Miyuki tidak sebesar dengan mereka yang seusia Miyuki. Miyuki sangat senang dengan bersepeda walaupun ia tidak bisa melihat tapi ibu Miyuki selalu mendampinginya selama Miyuki naik sepeda. Sewaktu mau masuk SMP Miyuki tiba-tiba diserang penyakit lambung misterius, tapi syukurlah penyakit yang diderita Miyuki sembuh total dari penyakit yang ia alami.
Beberapa tahun kemudian Miyuki diterima masuk di SLB Fukuoka untuk tingkat SMA. Saat Miyuki masuk di SMA ia rajin belajar, tapi lama-kelamaan ia sudah bosan dan malas belajar sampai membuat ibunya sangat marah, tapi untungnya dia sadar bahwa ia telah mengecewakan ibunya dan ia pun berjanji untuk akan giat lagi belajar. Miyuki dan ibunya sering bertengkar sampai tidak terhitung, penyebabnya adalah Miyuki sendiri yang suka bermalas-malasan seperti tidak serius menjalani hidupnya.
Pada suatu hari, disekolah diadakan lomba mengarang. Miyukipun mencoba mengikuti lomba tersebut dengan mengarang pengalaman hidupnya sehari-hari. Tapi tidak pernah ia duga, ternyata hasil karyanya itu menjuarai lomba mengarang tingkat nasioanal. Miyuki sangat senang sekali. Ibunya juga bangga kepada Miyuki. Tapi bukan hanya itu saja, karangan Miyuki bahkan dimuat dikoran-koran dan dibaca oleh orang-orang diseluruh Jepang. Karena dengan kehebatannya mengarang ia sudah dapat memenangkan lomba mengarang yang begitu banyak sampai di tingkat nasional.

Amanat :
Kehidupan adalah anugrah dari Tuhan YME, apapun bentuk kehidupan itu kita harus bersyukur dan selalu bertaqwa pada-Nya. Dalam cerita ini mengajarkan bahwa kelembutan dan cinta kasih akan membuka kemampuan seseorang untuk bertahan walaupun tidak sempurna.
Keunggulan dan Kelemahan Buku
§  Keunggulan
Buku ini adalah sebuah novel tentang kisah Miyuki seorang gadis yang terlahir dengan berat 500 gram dan buta. Kekurangan fisiknya di tuangkan dalam kisah yang menarik oleh Miyuki. Ketika membaca Novel ini kita dapat menginspirasi diri sendiri untuk lebih bersemangat dalam menyikapi kehidupan.
§  Kelemahan
Novel yang berisi kisah kehidupan seorang Miyuki ini berasal dari Jepang dan diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Kelemahan buku ini adalah ada beberapa rangkaian kalimat yang membingungkan dalam penafsiran maknanya. Dan beberapa istilah yang masih sulit dipahami oleh pembaca dari negara lain.
Kesimpulan
Kisah Miyuki yang tertuang dalam novel karangannya sendiri ini dapat menginspirasi setiap orang yang memiliki kekurangan fisik. Makna positif yang dapat kita petik adalah semangat berjuang untuk memiliki kehidupan harus dimiliki oleh setiap orang. Meski buku ini berasal dari Jepang kisahnya yang menyentuh bisa menjadikan semangat bagi orang lain.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKUN SHOPEE DI HACKER ORANG ASING

  18 Maret 2021 adalah hari buruk yang pernah ku alami. Hari ini aku telah ditipu dari shopee dan mengatasnamakan customor service dari shop...