RESENSI NOVEL
Identitas Buku
Judul : Aku Terlahir 500 gr dan Buta
Penulis : Miyuki Inoue
Penerbit : PT. Gramedia
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2006
Cetakan : 1
Tebal Buku : 183 halaman
ISBN : 979-20-9080-0
Isi Buku
Aku terlahir 500 gr dan buta, itulah judul novel yang ditulis oleh Miyuki. Novel
ini sangatlah luar biasa, karena Miyuki sendirilah yang membuat novel mulai
dari kelahirannya yang begitu mengharukan sampai dia menjadi seorang anak yang
membanggakan dengan memenangkan lomba mengarang tingkat propinsi sampai tingkat
nasional Kanpo.
Biasanya seorang bayi harus berada didalam kandungan ibunya selama 40
minggu, tetapi Miyuki tidak, ia terlahir dengan usia baru memasuki minggu
ke-20.Jika tidak segera dilahirkan, maka kemungkinan besar Miyuki tidak bisa
ditolong.”Kalaupun bisa bertahan , dia akan cacat”, kata dokter, langsung
menyarankan supaya Miyuki tidak usah dilahirkan saja.Dengan kata lain
“digugurkan”.Tapi ibu Miyuki tidak ingin menggugurkan bayi yang ada didalam
kandungannya.Ia terus memohon kepada dokter dengan air mata berlinang agar
dokter mau berusaha menyelamatkan bayi yang ada didalam kandungan ibunya yaitu
Miyuki.
Rupanya tuhan berbelas kasihan.Tanggal 21 Agustus malam, lahirlah Miyuki
dengan keadaan koma. Miyuki sama sekali tidak menangis.Berat Miyuki hanya 500
gram, Seperenam dari berat bayi pada umumnya. Begitu kecilnya dia sehingga bisa
digenggam. Kepala Miyuki hanya sebesar telur jari-jarinya sekerus tusuk gigi, tubuh
Miyuki hanya sepanjang pena,dan pinggulnya sebesar ibu jari orang dewasa. Bayi
seperti Miyuki disebut prematur. Oleh karena itu, Miyuki harus berada dalam
tabung inkubator selama 4 bulan setelah lahir ke dunia. Selama empat bulan itu
tak sekali pun Miyuki kecil merasakan pelukan sang ibu. Miyuki lahir dengan
berat setengah kilogram, seperenam dari berat bayi umumnya.
Masa-masa sulit Miyuki dalam inkubator menguras air mata ibunya. Ibu Miyuki
dengan tegar memberi semangat pada Miyuki kecil. Sejak kelahirannya, dokter
yang merawat Miyuki menvonis usia Miyuki tidak lebih dari 2 minggu. Tapi dokter
bukan Tuhan.Ibu Miyuki selalu menemaninya dan menjenguk Miyuki dalam
perawatannya dirumah sakit. Ibu Miyuki sangat menginginkan Miyuki bisa hidup
dan bahagia.Waktu ia masih kecil ia tidak bisa melihat betapa indahnya dunia
karena waktu itu ia mengalami kebutaan.
Bayi
yang dulu sebesar bolpoin sekarang sudah berumur 15 tahun. Namun tubuh Miyuki
tidak sebesar dengan mereka yang seusia Miyuki. Miyuki sangat senang dengan
bersepeda walaupun ia tidak bisa melihat tapi ibu Miyuki selalu mendampinginya
selama Miyuki naik sepeda. Sewaktu mau masuk SMP Miyuki tiba-tiba diserang
penyakit lambung misterius, tapi syukurlah penyakit yang diderita Miyuki sembuh
total dari penyakit yang ia alami.
Beberapa tahun kemudian Miyuki diterima masuk di SLB Fukuoka untuk tingkat
SMA. Saat Miyuki masuk di SMA ia rajin belajar, tapi lama-kelamaan ia sudah
bosan dan malas belajar sampai membuat ibunya sangat marah, tapi untungnya dia
sadar bahwa ia telah mengecewakan ibunya dan ia pun berjanji untuk akan giat
lagi belajar. Miyuki dan ibunya sering bertengkar sampai tidak terhitung,
penyebabnya adalah Miyuki sendiri yang suka bermalas-malasan seperti tidak
serius menjalani hidupnya.
Pada suatu hari, disekolah diadakan lomba mengarang. Miyukipun mencoba
mengikuti lomba tersebut dengan mengarang pengalaman hidupnya sehari-hari. Tapi
tidak pernah ia duga, ternyata hasil karyanya itu menjuarai lomba mengarang
tingkat nasioanal. Miyuki sangat senang sekali. Ibunya juga bangga kepada
Miyuki. Tapi bukan hanya itu saja, karangan Miyuki bahkan dimuat dikoran-koran
dan dibaca oleh orang-orang diseluruh Jepang. Karena dengan kehebatannya
mengarang ia sudah dapat memenangkan lomba mengarang yang begitu banyak sampai
di tingkat nasional.
Amanat :
Kehidupan adalah anugrah dari Tuhan YME, apapun bentuk kehidupan itu kita
harus bersyukur dan selalu bertaqwa pada-Nya. Dalam cerita ini mengajarkan
bahwa kelembutan dan cinta kasih akan membuka kemampuan seseorang untuk
bertahan walaupun tidak sempurna.
Keunggulan dan Kelemahan Buku
§
Keunggulan
Buku ini adalah sebuah novel tentang kisah Miyuki seorang gadis yang
terlahir dengan berat 500 gram dan buta. Kekurangan fisiknya di tuangkan dalam
kisah yang menarik oleh Miyuki. Ketika membaca Novel ini kita dapat
menginspirasi diri sendiri untuk lebih bersemangat dalam menyikapi kehidupan.
§
Kelemahan
Novel yang berisi kisah kehidupan seorang Miyuki ini berasal dari Jepang
dan diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Kelemahan buku ini adalah ada
beberapa rangkaian kalimat yang membingungkan dalam penafsiran maknanya. Dan
beberapa istilah yang masih sulit dipahami oleh pembaca dari negara lain.
Kesimpulan
Kisah Miyuki yang tertuang dalam novel karangannya sendiri ini dapat
menginspirasi setiap orang yang memiliki kekurangan fisik. Makna positif yang
dapat kita petik adalah semangat berjuang untuk memiliki kehidupan harus
dimiliki oleh setiap orang. Meski buku ini berasal dari Jepang kisahnya yang
menyentuh bisa menjadikan semangat bagi orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar